Arabic size

Indonesia

Perlindungan Qurani untuk Muslim di Indonesia

Untuk Muslim di seluruh Indonesia — di Jakarta, Surabaya, Bandung, Medan, Makassar dan kota-kota lainnya — panduan Islam yang otentik dan gratis mengenai ruqyah dan perlindungan spiritual.

Tersedia dalam Bahasa Indonesia

Seluruh konten situs ini tersedia dalam Bahasa Indonesia: panduan ruqyah mandiri, dzikir pagi dan petang, tanya jawab, dan artikel-artikel utama.

Dasar Quran dan Sunnah

"Dan Kami turunkan dari Al-Quran suatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman."

Al-Quran 17:82

"Ain (mata jahat) itu nyata (haqq). Seandainya ada sesuatu yang mendahului takdir, maka itulah ain."

Sahih Muslim, diriwayatkan oleh Ibnu Abbas (ra)

Kepercayaan terhadap sihir dan ain tersebar luas di Indonesia — dan hal ini sesuai dengan ajaran Islam. Keduanya nyata. Yang membedakan ajaran Islam dari praktik budaya adalah caranya: Islam hanya membolehkan ruqyah shar'iyyah — pembacaan ayat-ayat Al-Quran dan doa-doa sahih dari Sunnah Nabi ﷺ.

Posisi MUI dan Ulama Indonesia

Majelis Ulama Indonesia (MUI) menegaskan bahwa ruqyah shar'iyyah — menggunakan ayat Al-Quran dan hadits sahih — adalah halal dan dianjurkan. Baik Nahdlatul Ulama (NU) maupun Muhammadiyah sepakat bahwa ruqyah yang bersumber dari Quran dan Sunnah diperbolehkan. Yang dilarang adalah ruqyah yang menggunakan kata-kata tidak jelas, melibatkan jin secara langsung, atau mencampurkan praktik yang tidak bersumber dari Islam.

Ruqyah vs. Praktik Terlarang

Indonesia memiliki tradisi kaya dalam pengobatan spiritual, namun banyak yang bercampur dengan praktik pra-Islam yang dilarang:

  • Dukun dan paranormal — menggunakan jin, mantra tidak jelas, atau ritual non-Islam: haram.
  • Jimat atau rajah berisi tulisan tidak jelas atau nama-nama jin: dilarang.
  • Sesaji dan ritual yang melibatkan persembahan kepada selain Allah: syirik.

Apa yang Diajarkan Ibnu al-Qayyim

"Al-Quran adalah obat paling sempurna untuk semua penyakit hati dan badan, untuk penyakit dunia dan akhirat. Namun tidak semua orang diberi taufiq untuk mengambil manfaat darinya."

Ibnu al-Qayyim al-Jawziyyah, Zad al-Ma'ad, 4/352

Ruqyah yang benar — dilakukan dengan niat yang ikhlas, keyakinan penuh kepada Allah, dan konsistensi — adalah cara yang paling sesuai Sunnah untuk menghadapi gangguan spiritual.

Sunnah Nabi ﷺ dalam Pengobatan

"Berobatlah, wahai hamba-hamba Allah. Sesungguhnya Allah tidak menciptakan suatu penyakit kecuali juga menciptakan obatnya — kecuali satu penyakit: tua."

Sunan Abu Dawud dan Tirmidhi, diriwayatkan oleh Usamah ibn Syuraik (ra)

Islam tidak memisahkan pengobatan spiritual dan medis. Ruqyah dapat dilakukan bersamaan dengan konsultasi dokter, psikolog, atau perawatan medis lainnya. Keduanya adalah sarana dari Allah yang dapat digunakan bersama.