Notice:Hanya tinjauan tim editorial - tinjauan ulama tertunda
Bolehkah saya melakukan ruqyah pada diri sendiri saat haid?
Ya. Doa dan dzikir tidak dibatasi saat haid - termasuk al-Mu'awwidzat (Sahih al-Bukhari 5017), rumus Bismillahilladzi pagi dan petang (Sunan Abi Dawud 5088), Ayat al-Kursi (dibaca dari hafalan), dan Sayyidul Istighfar (Sahih al-Bukhari 6306). Perbedaan ulama secara khusus menyangkut membaca Al-Qur'an dengan niat tilawah ketika seseorang dalam keadaan junub atau haid, dan bahkan di situ banyak ulama membolehkan membaca surah-surah pendek dan ayat-ayat dengan niat ruqyah atau perlindungan. Lanjutkan dzikir Nabi harian Anda tanpa terputus.
Apakah ada ruqyah khusus yang harus saya lakukan selama kehamilan?
Tidak ada 'ruqyah kehamilan' khusus dari Sunnah yang terpisah dari protokol Nabi yang umum, tetapi kehamilan adalah saat dzikir harian paling penting. Nabi (ﷺ) shallallahu 'alaihi wa sallam memohon perlindungan untuk Hasan dan Husain pada masa bayi mereka dengan kalimat yang sama yang dahulu ayahanda Ibrahim gunakan (Sahih al-Bukhari 3371) - sebagian ulama berpendapat ini juga berlaku selama kehamilan. Bacalah al-Mu'awwidzat tiga kali pagi dan petang (Sunan Abi Dawud 5082), Ayat al-Kursi setelah setiap salat fardu dan sebelum tidur, dan letakkan tangan Anda di perut saat mengucapkan Bismillah untuk secara formal menyertakan anak. Lanjutkan perawatan prenatal medis; ruqyah adalah perlindungan paralel, bukan pengganti.
Saya mengalami keguguran. Bagaimana saya menemukan kedamaian ruhani?
Semoga Allah memberi Anda kesabaran dan pahala. Sunnah mengajarkan bahwa anak yang gugur akan memintakan syafaat bagi ibunya pada Hari Kiamat, dengan rahmat Allah. Allah berfirman: 'Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya' (Al-Qur'an 2:285-286) - duka ini adalah duka, tetapi bukan hukuman, dan Anda tidak sedang dipilih secara khusus. Bacalah Sayyidul Istighfar (Sahih al-Bukhari 6306) untuk diri sendiri, mintalah kepada Allah agar anak itu menjadi sarana syafaat, dan lanjutkan dzikir harian Anda. Lakukan tindak lanjut medis. Rahmat Allah adalah bingkai yang lebih besar; duka itu duduk di dalamnya, bukan di luarnya.
?Bolehkah suami saya membaca ruqyah atas saya saat saya haid?
Ya. Haid tidak menghalangi orang lain membaca ruqyah atas Anda. Nabi (ﷺ) shallallahu 'alaihi wa sallam meletakkan tangan kanannya pada bagian sakit istri-istrinya dan membaca doa kesembuhan (Sahih al-Bukhari 5743), dan Jibril membaca ruqyah Nabi atasnya (Sahih Muslim 2186), tanpa keadaan haid diperlakukan sebagai penghalang dalam teks. Pasangan, orang tua, atau raqi tepercaya boleh membaca atas Anda dalam keadaan apa pun.
?Apakah ada ayat atau surah yang harus saya hindari dalam kehamilan?
Tidak. Seluruh Al-Qur'an adalah rahmat; tidak ada ayat yang membahayakan wanita mukmin yang hamil. Kebiasaan di sebagian budaya menghindari surah tertentu selama kehamilan tidak memiliki dasar Sunnah. Bacalah dengan bebas: Surah Al-Fatihah, Ayat al-Kursi, al-Mu'awwidzat, Surah Yasin, dan surah apa pun yang mendekatkan Anda kepada Allah. Hanya hindari rumusan mantra atau 'ayat kesuburan' yang tidak diteguhkan Sunnah.
